Langsung ke konten utama

hati-hati buat pengalaman akan kompon mobil



Kompon (compound) adalah bahan yang bersifat mengikis cat mobil yang berfungsi untuk menyamarkan baret-baret halus hingga sedang, sehingga baret dan lecetnya akan tertutupi oleh cat yang ada disekitarnya dengan bantuan kompon. Selain bermanfaat untuk menghilangkan baret, kompon juga punya efek negatif jika pemakaiannya tidak benar.
Ini pengalaman saya sendiri ketika body mobil dipenuhi oleh percikan aspal jalanan yang dalam kondisi perbaikan. Di mana cat tersebut banyak menempel di bagian samping body mobil tersebut. Sebenarnya pengalaman negatif ini saya dapat dari salah satu bengkel reparasi mobil di daerah saya. Waktu itu saya ingin menghilangkan lecet pada bagian samping akibat goresan sepeda anak-anak, waktu itu mobil saya parkir di tepi jalan. Namun, karyawan bengkel tersebut hanya mengilangkan goresan tersebut menggunakan kompon putih. Kemudian saya pun ingin menghilangkan aspal di body mobil tersebut, pihak bengkel menyarankan saya agar selalu menggunakan kompon untuk membersihkan aspal (waktu itu di hati mulai terasa was-was, karena sudah mengetahui sifat kikis dari kompon tersebut). Setelah beberapa waktu akhirnya saya mencoba untuk membeli kompon putih yang saya pesan secara online, selang beberapa hari kompon putih besarta kainnya pun sampai dan saya pun mencoba membersihkan aspal tersebut.

Walaupun di pikiran sudah ada info cara membersihkan aspal perlu cairan khusus yaitu tar remover dan ada juga yang menyarankan menggunakan minyak solar. Namun, saya akhirnya masih mencoba untuk menggunakan kompon putih yang telah saya beli tersebut.

Setelah pekerjaan selesai sebagian, saya pun membersihkan bekas kompon yang masih menempel di badan mobil, namun apa yang saya lihat, ternyata warna cat mobil menjadi buram/blur warnanya akibat goresan sewaktu membersihkan aspal tadi. Karena sifat dari kompon adalah mengikis cat, karena agar aspal bersih saya tadi terlalu menekan dan menggosok hingga bersih. Akhirnya cat jadi buram dan bulat-bulat akibat goresan kompon tadi.

Semoga pengalaman ini dapat menjadi pelajaran bagi yang lainnya dalam pemakaian kompon. Kompon ada 2 (dua) macam: kompon putih (white compound) dan kompon merah (red compound), kompon merah daya kikisnya lebih besar dan digunakan untuk goresan atau baret yang lebih besar dan dalam, jadi lebih hati-hati lagi.

Untuk membersihkan aspal gunakanlah cairan pembersih khusus aspal atau serahkan pada ahlinya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2 bersaudara sukses usaha hijaber

Jakarta - Tren busana hijab mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam lima tahun terakhir. Hal ini pun membuat jilbab sebagai penutup kepala wanita berhijab semakin kaya keragamannya. Rupanya, keragaman jenis jilbab tersebut dilirik kakak-beradik ini untuk dijadikan peluang bisnis. Adalah Intan Kusuma Fauzia dan adiknya, Atina Maulia yang bermula dari sekadar 'iseng' berjualan jilbab untuk mengisi waktu luangnya. Awalnya bisnis jilbab ini hanya memanfaatkan sarana BBM (Blackberry Messenger) dan SMS untuk memasarkan barang dagangannya. Selama tiga bulan, Atina lah yang pertama merintis bisnis jual-beli ini, tepatnya pada 2012 saat usianya masih 18 tahun. Atina mengambil barang ke pusat grosir terlebih dahulu, hanya jika ada peminat yang tertarik. Setelah barang dibayarkan oleh pembeli, baru ia menyetorkannya kepada pihak pemasok. Jadi bisa dibilang, usaha berjualan jilbab ini dimulai tanpa mengeluarkan uang sepeser pun (untuk membeli barang), kecuali pada biaya inter...

resep cilok yumy

 Cilok & Sambal Rujak Resep cilok dimodifikasi dari resep pempek Dos a la Ny. Liem, resep sambal rujak hasil modifikasi sendiri Untuk banyak cilok diameter 1.5 cm Bahan cilok: - 250 ml air kaldu ayam atau sapi *) - 2 - 3  sendok teh garam - 4 siung bawang putih dihaluskan - 1 1/2 sendok teh merica bubuk - 125 gram tepung terigu serba guna - 2 butir telur - 200 gram tepung tapioka/sagu/kanji - 3 batang daun bawang rajang sehalus mungkin Bahan sambal rujak: - 250 - 300 ml air bekas merebus cilok - 3 sendok makan air asam Jawa - 1/2 sendok teh terasi bakar, haluskan dan encerkan dengan 1 sendok makan air - 5 butir cabai rawit, dihaluskan - 2 siung bawang putih, dihaluskan - 150 gram gula Jawa + 50 gram gula pasir - 1 1/2  sendok teh garam, tambahkan jika kurang asin - 1 sendok makan tepung maizena, larutkan dengan 3 sendok makan air Cara membuat: Membuat cilok Siapkan panci anti lengket, masukkan air kaldu, garam, bawang putih dan merica. Reb...

amplang dewa haji sani di ketapang

Pada awalnya bahan yang paling utama dari Amplang ini adalah ikan pipih yang berhabitat di sungai serta rawa dengan sejenis ikan tawar. Namun kini kan pipih semakin langka, maka dari itu para pembuat kerupuk amplang ini memodif kerupuknya dengan bahan ikan Tenggiri. Atau disebut pula dengan ikan gabus yang dijadikan sebagai bahan yang paling utma dengan rempah pilihan dengan tekstur bumbu yang sangat sedap sekali. Teksturnya sangat renyah sekali dan olahannya sangat lembut, apalagi aroma yang dihasilkan akan menjadikan rasa ikannya yang menggoda. Bagi anda yang melihat kerupuk Amplang ini akan ketagihan. Dengan keriuknya yang maknyus. Yang paling terkenal central pembuatan Amplang ini adalah di kota Kabupaten Kotabaru, tetapi seiring dengan perkembanganya wisata di Kalimantan kerupuk Amplang ini dikenal semakin meluas dan sangat pesat sekali serta berkembang pula di berbagai daerah Kalimantan Selatan. Berikut resep Kerupuk Amplang yang data bunda sajikan untuk keluarga. Bahan-ba...