Langsung ke konten utama

cara halal dari durian polisi dan dokterpun jadi jutawan


Menekuni usaha agrobisnis memang tidak memandang latar belakang profesi, pendidikan maupun usia sang pelaku usaha. Berbekal pengalamannya di masa kecil dan kejeliannya dalam mengamati kebutuhan pasar, seorang AKP drg Legawa Hamijaya mulai tertarik menggeluti dunia agrobisnis sebagai peluang bisnis sampingan yang dijalankannya di sela-sela tugas utamanya menjadi seorang dokter gigi.

Meskipun saat itu Ia telah memiliki posisi yang cukup nyaman yaitu sebagai dokter polisi di Provinsi Lampung dan membuka praktek dokter gigi di kediamannya, namun lelaki kelahiran Yogyakarta 7 Januari 1975 ini masih belum puas dengan kesuksesan yang dicapainya. Naluri bisnis yang Ia miliki sejak kecil ternyata tidak bisa dibendung lagi dan Ia pun mulai menyewa lahan disekitarnya untuk membudidayakan aneka macam tanaman sayur yang cukup potensial di daerah Lampung. Seperti misalnya caisim, pakcoy, serta cabe yang kemudian terpaksa ditinggalkannya karena waktu luang yang Ia miliki tidak cukup untuk menangani tanaman tersebut secara intensif.

Kegagalannya dalam menjalankan bisnis budidaya sayur ternyata tidak membuat suami dari dr.Retno Anmi ini menyerah pada keadaan. Setelah mengevaluasi kegagalan bisnisnya yang terdahulu, Ia mulai beralih memilih tanaman tahunan seperti buah-buahan yang tidak membutuhkan perawatan ekstra dalam membudidayakannya.



Serius Menekuni Budidaya Durian
Berbekal uang tabungan dari hasil membuka praktek dokter, di awal tahun 2001 Legowo memutuskan untuk membeli kebun seluas 10 hektar di kawasan Sukadanaham, Provinsi Lampung. Kebun tersebut ditanami pohon kakao seluas 6 ha, pohon durian seluas 2 ha, dan sisanya 2 ha ditanami berbagai macam komoditas potensial seperti alpukat, kelapa, cengkeh, petai, singkong, dan tanaman lainnya yang bersifat musiman.

Melihat kemajuan bisnisnya yang semakin hari semakin pesat, alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada ini mulai serius mengembangkan kebun miliknya pada tahun 2003. Ia sengaja mempekerjakan dua karyawan dan memutuskan untuk lebih fokus membudidayakan aneka jenis durian lokal (seperti jenis siawi, sikoneng, siorens, dan silodong) untuk mendatangkan untung yang lebih besar.

Bermodalkan 160 pohon durian yang ada dikebunnya, Legowo membangun kios di depan rumah dan mempersilahkan para konsumen untuk berkunjung langsung ke kebun duriannya guna memilih buah yang akan mereka beli. Strategi ini ternyata cukup efektif untuk menarik minat konsumen, sehingga kebun duriannya selalu ramai dikunjungi pecinta raja buah dan omset puluhan juta rupiah pun berhasil dikantongi bapak dua putra ini.

Keseriusan dokter gigi ini dalam mengembangkan kebun durian memang tidak perlu diragukan lagi, untuk meningkatkan pengetahuan serta pengalamannya dalam mengembangkan bisnis durian, Ia bahkan sengaja mengikuti berbagai macam pelatihan budidaya durian serta beberapa kali mengikuti kegiatan studi banding hingga ke negara Thailand untuk meningkatkan kualitas produk duriannya. Ketekunan, kejelian, serta kecintaannya pada sektor agrobisnis, menjadi modal utama bagi AKP drg Legawa Hamijaya dalam mencapai puncak suksesnya.

Semoga kisah sukses pengusaha agrobisnis yang mengulas tentang budidaya durian mengantarkan dokter polisi jadi jutawan ini bisa memberikan inspirasi baru bagi masyarakat luas untuk segera memulai usaha. Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah, mulailah dari sekarang. Salam sukses.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

amplang dewa haji sani di ketapang

Pada awalnya bahan yang paling utama dari Amplang ini adalah ikan pipih yang berhabitat di sungai serta rawa dengan sejenis ikan tawar. Namun kini kan pipih semakin langka, maka dari itu para pembuat kerupuk amplang ini memodif kerupuknya dengan bahan ikan Tenggiri. Atau disebut pula dengan ikan gabus yang dijadikan sebagai bahan yang paling utma dengan rempah pilihan dengan tekstur bumbu yang sangat sedap sekali. Teksturnya sangat renyah sekali dan olahannya sangat lembut, apalagi aroma yang dihasilkan akan menjadikan rasa ikannya yang menggoda. Bagi anda yang melihat kerupuk Amplang ini akan ketagihan. Dengan keriuknya yang maknyus. Yang paling terkenal central pembuatan Amplang ini adalah di kota Kabupaten Kotabaru, tetapi seiring dengan perkembanganya wisata di Kalimantan kerupuk Amplang ini dikenal semakin meluas dan sangat pesat sekali serta berkembang pula di berbagai daerah Kalimantan Selatan. Berikut resep Kerupuk Amplang yang data bunda sajikan untuk keluarga. Bahan-ba...

2 bersaudara sukses usaha hijaber

Jakarta - Tren busana hijab mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam lima tahun terakhir. Hal ini pun membuat jilbab sebagai penutup kepala wanita berhijab semakin kaya keragamannya. Rupanya, keragaman jenis jilbab tersebut dilirik kakak-beradik ini untuk dijadikan peluang bisnis. Adalah Intan Kusuma Fauzia dan adiknya, Atina Maulia yang bermula dari sekadar 'iseng' berjualan jilbab untuk mengisi waktu luangnya. Awalnya bisnis jilbab ini hanya memanfaatkan sarana BBM (Blackberry Messenger) dan SMS untuk memasarkan barang dagangannya. Selama tiga bulan, Atina lah yang pertama merintis bisnis jual-beli ini, tepatnya pada 2012 saat usianya masih 18 tahun. Atina mengambil barang ke pusat grosir terlebih dahulu, hanya jika ada peminat yang tertarik. Setelah barang dibayarkan oleh pembeli, baru ia menyetorkannya kepada pihak pemasok. Jadi bisa dibilang, usaha berjualan jilbab ini dimulai tanpa mengeluarkan uang sepeser pun (untuk membeli barang), kecuali pada biaya inter...

adu gajian freport (papua) vs whw (kendawangan ketapang)

tambang Grasberg / PT Freeport tersebut merupakan perusahaan tambang emas terbesar di dunia dan tambang tembaga ketiga terbesar dunia. Dengan alasan itu, maka tidak sedikit orang yang menginginkan kerja disana atau mungkin ada juga yang penasaran terkait nominal gaji karyawan PT Freeport per bulan. Berdasarkan informasi di situs Qerja.com memuat informasi gaji pada sejumlah posisi pada Freeport yang diperoleh dari karyawan PT Freeport sebagai responden, disebutkan bahwa perusahaan tersebut memberi gaji karyawannya mulai ratusan ribu hingga puluhan juta per bulan. Bahkan gaji pucuk pimpinan disebut-sebut mencapai miliaran rupiah per bulan. Mau tahu selengkapnya? Berikut ini daftar gaji karyawan pada sejumlah posisi: FOREMAN Gaji: Rp 11 juta hingga Rp 18,7 juta Rata-rata gaji: Rp 16 juta Responden: 7 orang INTERN Gaji: Rp 700 ribun hingga Rp 3 juta Rata-rata gaji: Rp 1,4 juta Responden: 5 orang GENERAL FOREMAN Gaji: Rp 17 juta hingga Rp 28 juta Rata-rata g...